Kamis, 02 Juli 2015

BertepukSebeah Tangan



Aku seorang gadis berusia 17 tahun , yang masih duduk di bangku SMA salah satu sekolah favorit di kotaku , namaku Ruth Juliana . Ya aku lahir dibulan juli tanggal 6 dan bisa dilihat dari namaku aku adalah penganut agama non-is. Aku memiliki 1 orang kakak laki-laki dan 1 orang adik laki-laki juga , ayahku bekerja di salah satu perusahaan bidang kesehatan dan ibuku mengerjakan pekerjaan dirumah.
Kehidupanku bisa dibilang bahagia . Walaupun aku memang tidak kaya , aku sangat bahagia , karena aku memiliki banyak teman yang sangat asik. Tapi kalau untuk urusan cinta , kisahku tidak bahagia. Dulu sewaktu aku berpacaran aku memutuskan dia karena dia membosankan, aku didekati cowok tapi dia pergi demi cewek lain , aku didekati cowok yang suka sama aku tapi aku tidak suka padanya . Dan yang baru-baru ini , bertepuk sebelah tangan. Begini ceritanya
Cowok yang aku kagumi bernama Adrian Susanto , dia biasa dipanggil Ian atau Adrian . Dia cowok yang sempurna menurutku , dia tampan , pintar , pandai disalah satu bidang olahraga , pandai fotografi , rajin beribadah , hidupnya sejahtera dibanding aku , tetapi dia berbeda agama denganku. Dia satu  tahun lebih tua dariku , tetapi kami berada pada tingkatan kelas yang sama. Dia tinggal dirumah saudaranya yang jaraknya lebih dekat dibanding jarak rumahnya sendiri.
Setelah mengalami patah hati yang sangat amat akibat hanya dianggap teman oleh cowok itu , aku pun mulai mencari cara agar aku lupa dengan sakit hati . Akhirnya aku memutuskan untuk mengikuti ekstra fotografi dan ternyata aku satu ekstra dengan cowok yang aku kagumi , yaitu Adrian. Setiap seminggu sekali ekstra fotografi selalu mengadakan acara berkumpul untuk Hunting foto.
Sebelumnya aku memang sudah akrab dengan Adrian , karena kami sempat satu kelas dikelas 10 . Tapi saat naik kelas , kelas kami bersebalahan. Tapi saat aku memutuskan untuk mengikuti Ekstra fotografi , aku semakin lebih dekat dengan dia . Hal ini aku ceritakan kepada sahabatku bernama Erika , dia mengira aku menyukai Adrian , padahal sebenarnya aku hanya kagum saja . Ternyata Erika melaporkan semua curhatanku kepada Adrian . Mungkin karena hal itu ada yang berubah..
Setiap hari dia menyapaku saat aku sedang duduk didepan kelas , mengucapkan selamat pagi dipagi hari ku , mengucapkan semangat saat aku lagi sedih , mengucapkan selamat malam disaat aku mau tidur . Lama-lama pun aku merasa nyaman dengan perhatian yang dia berikan , tapi aku berpikir dia terlalu sempurna buatku , lalu aku pun mulai menyingkirkan rasa nyaman itu perlahan .
Tapi rasa itu kembali lagi , karena dia mengajakku Hunting foto hanya berdua saja . Dan di tengah-tengah hunting itu dia mengajakku untuk berfoto bersamanya . Dan kejadian itu berlangsung selama liburan pendek kami berjalan . Setelah sering hunting foto berdua , rasa nyaman itu kembali lagi , dan justru Adrian semakin perhatian kepadaku. Dia sempat mengirimi ku foto hasil jepretannya yang berisi namaku , aku senangnya bukan main. Lalu kami pun selama liburan kenaikan kelas selalu pergi untuk Hunting foto berdua .
Saat hunting disalah satu tempat , Adrian ijin mau ke toilet sebentar , lalu aku pun ijin juga untuk meminjam kameranya . Saat aku membuka-buka fotonya aku terhenti pada satu foto *deg* . Ternyata hanya namaku lagi , teapi yang ini berbeda ada tambahan bentuk love dibawah namaku . Entahlah rasanya aku melambung ke atas aku ingin berteriak kegirangan saat itu juga , Lalu aku melihat foto yang lain , ternyata banyak sekali fotoku yang dia foto secara diam-diam dan aku tidak sadar. Lalu akupun semakin nyaman dengan dia. Sekembalinya dia dari toilet , dia mengajakku foto berdua lagi tapi dia ingin aku menggandeng tangannya , seperti 2 pasangan yang mau menikah . Aku sangat senang , aku merasa debaran saat aku menggandeng tangannya . Lalu kami berdua pun pulang , semenjak kejadian itu kami semakin dekat . Kami mulai lebih sering bertemu daripada sebelumnya , dia pernah tiba-tiba berada didepan rumahku . Ya saya berpikir dia merasakan hal yang sama denganku.
Hingga suatu hari dia mengajakku hunting di pantai . Pantai adalah satu tempat kesukaanku . Karena kota kami tidak memiliki pantai , alhasil kamipun harus keluar kota sedikit jauh untuk mendapatkan pantai. Kami pergi dari pagi . Sesampainya di Pantai aku langsung berlari kepinggir pantainya , sambil membuka kedua tanganku aku berteriak “Adriaann terima kasih sudah mengajakku ketempat kesukaan ku..” , dia hanya mengangguk dan fokus kepada kameranya. Lalu kami melakukan Hunting seperti biasanya .
Saat tengah hari  , kami duduk dibawah pohon yang rindang . Aku menujuk seorang wanita Sosialita berhijab , aku berkata
“ Cantik ya cewek itu , putih , tinggi , memakai jilbab lagi..” kataku , lalu Adrian mengambil sesuatu dari tasnya , dan memakai kan nya dikepalaku. Ternyata benda itu adalah kain Jilbab.
“Nah Ruth kamu cantik sekali memakai jilbab J , andai aja kamu memakai nya terus..” kata Adrian
“Maaf adrian “
“Dari dulu aku selalu menginginkan memiliki pacar dan istri yang memakai jilbab , mandiri “ Kata adrian ,
“Apakah sampai sekarang kamu tetap mengiginkan hal tersebut Ian?” Tanyaku penasaran
“Ruth , aku kan tadi bilang dari dulu  , bukan dulunya” kata Adrian sambil tersenyum kearahku
Tiba-tiba aku merasakan ada yang runtuh dalam hatiku , aku bukan wanita yang dia inginkan dan seharusnya aku sadar
“Ruth kenapa diam ?” tanya Adrian
“Nggakpapa ian” jawabku berbohong
“Dulu aku pernah dekat dengan cewek seperti itu , sangat dekat .Kamipun juga saling suka , bahkan kami sudah saling mengenal kedua orang tua masing-masing.Tapi dia terlalu sempurna dibanding aku . Dan aku merasa aku masih belum sempurna untuk dia. Akhirnya aku memutuskan untuk meninggalkan dia” kata Adrian sembari menarik nafas berat
“Jadi kamu minder Ian?” tanyaku yakin
“Bisa dibilang begitu” jawab Adrian
“Ian , kamu gaboleh minder . Cinta itu saling melengkapi bukan untuk saingan . Kalau memang dia terlalu sempurna untuk kamu , jadikan hal itu sebagai motivasi kamu agar kamu lebih baik lagi . Semisal dia pintar , mungkin itu bisa jadi motivasi kamu untuk semakin rajin belajar . Atau mungkin dia kaya , mungkin itu bisa menjadikan kamu lebih semangat bekerja “ jawabku meyakinkan Ian
“Tapi Ruth , kamu tau sendiri kan aku kayak gimana..” jawab Adrian kecewa
“Nah kan , kamu belum apa-apa saja sudah pesimis” kataku
“Hmm, iya aku coba saranmu RuthJ” jawab dia tersenyum kearah ku lagi
“Aku boleh tahu cerita cintamu dulu?” tanya Adrian
Lalu aku pun menceritakan  semua cerita cintaku dan dia hanya menjawab “ohh , hmmmm , terus gimana ? , sudah selesai?” Saat aku sudah selesai bercerita dia menjawab
“ Maaf sebelumnya Ruth aku pernah bilang sama Aldi kalau kamu sama Aldi lebih baik gak usah semakin dalam , karena kalian berbeda agama . Mungkin itu salah satu hal yang bikin dia gak mau nembak kamu . Dan yang kedua kamu terlalu sayang sama dia , padahal kamu itu belum pacaran , bukan calon istrinya juga , tetapi perhatian mu terlalu berlebih” jawab Adrian merespon ceritaku
“Coba deh Ruth kamu cari orang yang seiman sama kamu , yang mau menerima kamu apa adanya. Tapi kamu harus lebih selektif dan peka” Jawab Adrian lagi
“Iya Ian, aku gak usah nyari Tuhan yang sudah mengatur . Dulu aku pernah dideketin cowok yang kriteria aku banget , tapi sayangnya aku gak suka sama dia . Nah itu kan Ian , cinta itu banyak bentuknya , ada yang saling suka tapi beda agama , yang seagama tapi bertepuk sebelah tangan , saling suka dan seagama tapi bosen ditengah perjalanan.” Jawabku
“Aku sempet dibilangin Erika kalau ada anak disekolahan kita yang seneng banget aku sapa setiap pagi , selalu aku semangatin disaat sedih” kata Adrian memandang kearahku
“Ya Tuhan Erika jahat banget!” kataku menahan malu
“Kamu gaboleh marah dong sama Erika. Memang kamu tau siapa yang aku maksud?” tanya Adrian
“Aku kan ..” jawabku pelan
“hmm , bagus kalau kamu sudah tau . Sebelumnya maaf ya Ruth kalau kamu menyimpan rasa ke aku . Tapi maaf aku gamau kita lebih dari sahabat karena kita berbeda agama . Maaf sekali Ruth” kata Adrian
Seolah-olah aku ingin meneteskan air mata saat itu juga , tapi aku hanya tersenyum dan bilang “ Udah Ian santai aja kaliii” kataku berbohong
“Aduh kamu santai-santai aja , ntar dirumah nangis kejer-kejer” jawab Adrian sambil tertawa
“Iya beneran deh aku kan Strong . Kenapa sih takut banget aku nangis?” tanyaku penasaran
“Soalnya kamu itu baperan , sensitif. Aku takut kamu nangis , terus kita jauh-jauhan , gak ada komunikasi dan aku bakal kehilangan teman curhatku” jawab Adrian
“Jadi selama ini aku Cuma dijadikan temen curhat? hmm gapapa” jawabku dalam hati
“Nggak ian , aku juga seneng kalau kita temenan aja dan nggak lebih . Karena jujur aku masih trauma sama jatuh cinta .” jawabku berbohong untuk meyakinkan dia
“Ian aku aku gak trauma setelah kamu bikin aku nyaman , Ian please jangan gitu “ mohonku dalam hati sambil menahan nangis dengan tersenyum
“Ruth , beneran nggak nangis kan?” tanya Adrian untuk meyakinkan
“Iya AdrianJ” jawabku berbohong lagi
“Dan tolong ini cuma rahasia kita berdua aja ya Ruth” pinta Adrian
“Tapi kamu gatau ya an kalau banyak orang yang sudah mengetahui kedekatan kita karena kita sering Hunting foto bareng ? kamu sering nyapa aku ? kamu berlaku lebih kepadaku dibanding teman-temanmu?”tanyaku dalam hati”
“Iya ian” jawabku berbohong untuk kesekian kalinya
“Makasih ya Ruth atas sarannya yang tadi , aku mau mencoba memperbaiki hubunganku dengan dia lagi. Siapa tahu ada kesempatan?” jawab Adrian sambil mengacak-acak rambutku
“Ian , kamu tahu nggak sih hatikuuu.. Kamu pikir aku ini apa iann..?” tanyaku dalam hati
“Ya kalau aku jadi ceweknya aku gamau kembali sama kamu ian. Soalnya kamu ninggalin langsung” jawabku
“Iya Ruth aku tahu , itu kebodohanku yang aku sangat sesali” jawab Adrian penuh kekecewaan
“Iya kamu coba aja lagi sama dia siapa tau dia masih kasih kesempatan buat kamu” kataku
“Tapi kalau dia udah punya cowok baru , gimana ?” tanya Adrian dengan wajah sedih
“Ian jangan berpikiran negatif. Kalau memang dia bener sayang sama kamu gak semudah itu dia Move On , kecuali dia benar-benar marah sama kamu” jawabku meyakinkan Adrian
“Hmm , akan aku coba” jawab Adrian kurang yakin
“Ian harus yakin ya , dan kalau kamu sudah diberi kesempatan kedua tolong jangan dikecewain lagi dia , nanti dia mikir kamu main-main sama dia” jawabku pelan
“Sebenarnya dulu aku pernah ngecewain dia sih. Dia datang disaat aku lagi deket dan saling suka sama cewek lain. Terus aku selalu ngecuekin dia , dan aku nyakitin dia . Lalu aku minta maaf sama dia dan dia maafin aku padahal aku udah bikin dia nangisL” kata Adrian menyesal
“Cewek memang begitu Ian . Kalau dia udah suka sama orang , mau cowoknya chat biasa pun dia udah seneng . Apalagi kamu pernah bikin dia berharap , ya kalau harapannya gak tercapai dia bakalan nangis” kataku sambil tersenyum pada ian
“Adrian kamu tau gak aku juga berharap sama kamu ian” kataku dalam hati
“Aku baru sadar kalau aku sayang dan butuh dia , waktu cewek yang aku deketin ternyata memphp aku Ruth” kata Adrian
“Orang baru menyadari kalau dia sayang sama seseorang disaat dia kehilangan orang itu” kataku meyakinkan
“kalau aku pergi kamu ngerasa kalau kamu sayang aku nggak an?” tanyaku didalam hati
“Iya makanya itu aku menyesal banget , dan kemarin aku ketemu dia , dan aku minta maaf lagi dan dia maafin aku” kata Adrian sedikit senang
“hmm.. jadi maksudmu dia datang lalu aku kamu buang gitu aja an?” tanyaku tetap dalam hati
Aku hanya tersenyum membalas pernyataan Adrian
“Ruth” panggil Adrian
“iya kenapa Adrian?” tanyaku
“Tetap selalu ada buat aku ya , jadi sahabatku , teman curhatku . Aku gamau kehilangan sahabat kayak kamu” pinta Adrian
“Iya ianJ” jawabku tulus
            Lalu sambil menunggu matahari terbenam kami berdua hunting foto dan menikati es degan bersama . Tapi aku mencari es krim , karena aku seperti ketergantungan akan eskrim saat sedang emosi atau sedih , dan untungnya aku menemukan orang yang berjual eskrim sehingga rasa sakit ini bisa sedikit tertutupi . Selesai menikmati matahari terbenam kami pun pulang .
Aku pulang meninggalkan harapan dan angan-anganku bersama Adrian di pantai itu .Saat perjalanan pulang aku berpikir “Ian kira-kira kita bisa tetap menjadi sahabat nggak ya ? Aku takut kamu yang menjauh dari aku bukan aku “ pikiran ku dalam hati dan pikiran tersebut selalu berputar dikepalaku saat perjalanan pulang . Tanpa tersadar aku meneteskan air mata dan aku cepat-cepat menghapusnya sebelum ketahuan Adrian .
Sesampainya dirumah aku langsung mandi lalu aku berdoa kepada Tuhan “Tuhan jika memang dia kau ciptakan untukku tunjukkan jalannya Tuhan , kalau memang dia hadir hanya untuk sebagai pelajaran jangan buat dia kembali padaku ya Tuhan , jadikan kami tetap kedua sahabat yang akan menjalani semua hal bersama-sama ya Tuhan , amin” Setelah berdoa , aku pun ke kasur dan menangis sepuas-puasnya . Tiba-tiba Adrian menelpon
“Hai Ruth “
“Hai Adrian”
“Kok belum tidur sih?”
“Iya barusan makan an” bohongku
“Cepet istirahat gih , kan capek seharian pergi . Makasih buat hari ini ya Ruth”
“Iya ian bentar lagi aku istirahat kok . Kamu juga cepet istirahat. Hahaha iya ian sama-sama” jawabku
“Ya udah , selama malam Ruth , mimpi indah” jawab Adrian dari telepon
“Iya ian selamat malam juga” lalu aku menutup telpon nya
Lalu aku pun tertidur dengan air mata mengalir di pipi

1 komentar: